Kenapa keluarga menjadi tempat yang paling nyaman untuk kita pulang. Karena di keluargalah kita tidak perlu berpura-pura. Di keluarga juga kita bisa tampil apa adanya. Dan di keluargalah kekurangan menjadi sesuatu lelucon yang menggelikan, kelebihan menjadi sesuatu yang bisa dibanggakan.
Maka kemudian jika kita tidak mendapatkan itu dikeluarga kita, maka kita akan mencari keluarga-keluarga baru diluar sana. Dan banyak kita temuakan orang-orang lebih nyaman pulang ke jalanan, kerumah orang-orang lain, nyaman pulang ke tempat hiburan dan lampiasan-lampiasan lainnya.
Karena satu alasan, bahwa keluarganya bukan satu-satunya tempat ia pulang yang paling nyaman.
Berbahagialah yang memiliki pemahaman bahwa:
Menerima dengan bahagia kondisi apapun di keluarga kita. Meski keluarga kita bukan keluar terbaik di dunia ini, tapi dapat dipastikan keluarga kita adalah yang terbaik buat kita. Karena Allah yang memilih, karena Allah yang punya satu-satunya hak menentukan setiap anak lahir dari orang tua yang mana, dan menentukan setiap orang tua melahirkan anak yang seperti apa. Kita sama sekali tidak diberi hak sedikitpun untuk terlibat dalam memilihnya. Yang bisa kita lakukan adalah menjadi sebaik-baik peran. Jika kita berperan sebagai anak, maka jadilah sebaik-baik anak yang taat pada orang tuanya. Jika kita menjadi kakak, jadilah kakak yang selalu bisa diandalkan. Jika kita sebagai adik, jadilah adik yang menyayangi kakaknya. Jika kita jadi orang tua, jadilah sebaik-baik orang tua yang menjadi contoh bagi anak-anaknya.
Dan di atas itu semua, keniscayaan peran yang kita lakoni adalah peran sebagai hamba Allah. Maka, menjadi sebaik-baik peran kita dikeluarga sebenarnya adalah wujud dari peran kita sebagai hamba. Menjadi sebaik-baik peran kita dikeluarga sejatinya itu adalah jalan untuk kita menjadi sebaik-baik peran sebagai Hamba.
Aku Mencintai dan Menyayangi Ibu, Bapak dan Kakakku karena Allah, karena itu perintah Allah :)
No comments:
Post a Comment