Saturday, March 2, 2013

Jawaban

Susah sekali saya menggambarkan perasaan ketika berada pada susunan buku-buku pada rak yang tersusun rapi. Berkali-kali merasakan hal yang sama saat kaki ini menginjakkan tempat yang begitu sepi dari para pengunjung. Mungkin karna itu lah,tempat ini menjadi tempat yang sangat istimewa. 


Kalimat ini yang sudah lama saya ingin sampaikan :
"Jika kau ingin tahu jawaban dari Tuhanmu, maka mulailah membaca"

Seberapa dekatnya kita dengan orang tua, sahabat kita, tetap saja mereka mempunyai kesempitan waktu untuk menjawab pertanyaan kita, atau sekedar mendengarkan celotehan kita. It's mean, mau tidak mau kita perlu 'media' lain untuk menemukan jawaban dari beribu-ribu pertanyaan yang berlalu lalang dikepala kita. Dan tentu jawaban itu tidak serta merta kita dapatkan tanpa usaha. Usaha yang paling ajaib dan ampuh adalah dengan membaca. Ini bukanlah jawaban klasik atau nasehat nenek moyang terdahulu. Ini betul adanya.

Saya berkali-kali bahkan setiap kali membaca, benar-benar menemukan jawaban atas banyak pertanyaanku. Dan salah satu kalimat-kalimat yang sangat menyangkut di hati saya (dan mungkin ini jawaban dari pertanyaan yang tak saya sadari):

Kadang kebahagian kita identikkan dengan kepemilikan atau pencapaian. Bila kita memiliki atau meraih sesuatu, baru kita merasakan bahagia. Kita berusaha menggerakkan dan mengarahkan diri pada sesuatu yang jauh diluar sana. Kita menjanjikan kebahagian pada diri sendiri bila kita telah melakukan sesuatu dan melupakan saat ini. Padahal tak jarang, setibanya di tempat yang kita anggap sebagai "ujung pelangi", kita hanya mendapatkan keripik jagung, bukannya keping emas. -Kristine Batasina G-

Hadiah atas pemahaman yang membaik adalah kepingan emas yang tak ternilai harganya

No comments:

Post a Comment