bismillahiwalhamdulillah..
sudah lama sekali rasanya tidak meluangkan waktu untuk mengeja pemahaman menjadi serpihan-serpihan tulisan. mungkin memang belum sempurnanya pemahaman atau sejatinya pemahaman akan menjadi sempurna jika ditulis? walahu'alam
semua orang berhak melakukan apapun,
pergi ke mall, menghabiskan uang percuma,
pergi ke club, menghabiskan malam yang larut,
atau sekedar makan direstoran termahal didunia pun..
tak mengapa? toh ada uang juga, toh ga ada yang mencegal
semua orang berhak melalukan apapun,
berganti-ganti pasangan untuk kesekian kalinya,
menaruh cinta berlebihan kesiapapun,
memberi 'semua yang dipunya' untuk orang asing,
tak mengapa? toh gratis juga kan, toh punya sendiri juga
semua orang berhak melakukan apapun,
makan sebanyak mungkin,
tidur sepuas mungkin,
atau sederhananya berbicara sesering mungkin,
tak mengapa? toh ga merugikan, toh ga ngerepotin orang lain
semuanya berhak kita lakukan,
TAPI
Bagi mereka,
memilih untuk pergi ke majelis ilmu jauh lebih menyenangkan,
memilih untuk tetap dirumah membantu pekerjaan ibu jauh lebih membahagiakan,
Bagi sebagian orang,
memilih untuk menjaga perasaan jauh lebih baik,
memilih untuk menebar cinta pada mereka yang halal jauh lebih aman,
memilih untuk memberi yang thoyyib untuk yang membutuhkan jauh lebih berharga,
Bagi segelintir orang,
memilih untuk belajar, membaca, menghafal jauh lebih istimewa,
memilih untuk bangun, bersujud, mengaduh jauh lebih melegakan,
memilih untuk diam, berpikir, berdzikir jauh lebih bermakna,
Maka benar sekali dalam surat cintaNYA, Allah berkata:
“Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan.” (al-Balad: 10)
As-Sa’di berkata, “Kami menunjukkan kepadanya dua jalan yaitu jalan kebaikan dan jalan kejelekan serta Kami jelaskan antara petunjuk dan kesesatan serta antara kebenaran dan penyimpangan. ” (Tafsir as-Sa’di hlm. 855)
sekarang pilihannya ada di diri masing-masing!!
semoga bermanfaat untuk diri ini dan juga semuanya, afwan jiddan tidak bermaksud menyinggung siapapun :)
wallahu'alam
No comments:
Post a Comment